Latest Tweets:

"DIFFERENCE between you and me is only PERSPECTIVE. What I say ‘true’, may be you say ‘false’. And it doesn’t matter."

Cinta Sepenuh Hati

Bagaimana bila ternyata cinta sepenuh hati yang kau beri disambut dengan setengah hati oleh orang yang kau harapkan? Apa kau akan tetap maju? Apa kau akan mundur? Seandainya kau tetap maju, kau adalah orang yang kuat dan tak patah semangat. Seandainya kau mundur, kau adalah orang yang kuat dan tak patah semangat Hahaha. Aku tahu apa yang kau pikirkan sekarang. Pasti mulutmu bergerak, “Jadi siapa orang yang kuat dan tak patah semangat?”. Hatimu yang akan menjawabnya. Ketika kau sadar bahwa dia itu adalah hanya seorang yang akan membuatmu bahagia, kau kuat ketika kau maju. Ketika kau sadar bahwa Tuhan akan memberi kesempatan cinta itu ada di hati yang lain dan kau mencarinya, kau kuat ketika kau mundur. Jadi, cinta sepenuh hati milikmu akan kau beri untuk siapa? Aku tahu kau akan menjawab, “Aku akan maju, aku akan berikan cinta sepenuh hati untuk dia, tetap dia.”. Tapi sebenarnya kau lemah sekarang, kau tak mampu melihat cinta lain di sekitarmu. Aku tahu kau menjawab, “Aku akan mundur, aku akan berikan cinta sepenuh hati bukan untuk dia, bukan dia.”. Tapi sebenarnya kau lemah sekarang, kau tak mampu melihat sisi lain yang ada pada dia. Aku tahu, bibirmu sekarang bergerak, “Jadi aku ini lemah atau kuat?”. Cinta sejati dan hati yang tulus akan menjawab pertanyaan itu. Hanya sang waktu yang akan menentukan ke mana, kapan, dan bagaimana cinta sepenuh hati milikmu akan kau berikan.

Dikutip dari “Pertarungan Asa by Krisha Nurmala” (Kamis, 11 Mei 2006. 22:25)

"Dan seindah apapun dahulu, tetaplah kenangan. Seburuk apapun hari ini, merupakan kenyataan."

"

"You don’t know what worst or what best, if you don’t know how far the limits."

Senin, 21 Juni 2010

Bandung, 22:53.

"

Dari Sekitar Saya

Terkadang saya merasa bahwa saya sudah cukup mengerti apa yang ada di sekitar saya. Karena sekitar saya adalah apa yang saya lihat setiap hari, jadi saya pikir sudah cukup akrab. Namun ternyata pengalaman selama sekitar 1,5 bulan ini memberikan inspirasi dan pelajaran baru. Bahwa tidak semua yang telah ada di sekitar saya berarti telah saya pahami. Bahwa apa yang saya pahami ada di sekitar saya. Apa yang selama ini ada di sekitar saya belum tentu saya perhatikan dengan rasa, tetapi mungkin hanya saya perhatikan dengan rasio saja. Ternyata menjadi seorang yang perhatian, seorang yang penuh empati, dan seorang yang penuh pengertian tidak semudah itu. Tidak seperti menghafalkan definisi atau teorinya. Ternyata lebih sulit saat prakteknya. Saya rasakan saat perhatian, empati, dan pengertian hilang bagaikan ada separuh jiwa dan semangat yang hilang. Akhirnya waktunya telah datang jika saya pun harus kembali menggenggam semua itu. Kembali membuat jiwa ini utuh kembali. Maka saya berusaha bangkit dan saya belajar bahwa saya harus menjadi seorang yang lebih pengertian, lebih empati, dan lebih pengertian. Maka di situ jiwa akan utuh untuk tumbuh.

Minggu, 20 Juni 2010.

Bandung. 13:45.